Rabu, 24 Maret 2010

Mengapa Kita Perlu Belajar Musik???

Belajar/kursus musik – entah itu memainkan instrumen ataupun menyanyi – adalah proses seumur hidup. Namun anda tidak akan pernah menyesal melakukannya. Mengapa?

1. Bermusik meningkatkan kecerdasan anda.
Berbagai studi yang mempelajari dampak musik terhadap otak manusia membuktikan bahwa siswa yang aktif bermusik memiliki prestasi yang relatif lebih baik di sekolah dibandingkan dengan rekan-rekan mereka yang tidak belajar musik. Para peneliti mengatakan bahwa bermusik meningkatkan IQ, kemampuan baca anak serta merangsang perkembangan bagian-bagian tertentu dari otak. Bagi orang dewasa, bermusik membantu meningkatkan kewaspadaan dan membuat otak lebih aktif sehingga memperbaiki daya ingat.

2. Belajar musik mengajarkan disiplin.
Belajar atau kursus musik – khususnya bermain alat musik – merupakan sebuah proses tak berkesudahan. Salah satu kualitas musisi yang berhasil adalah kedisiplinan. Anda perlu memiliki sikap disiplin untuk bisa menguasai alat musik yang anda pelajari. Bukankah modal utama menjadi musisi handal adalah latihan, latihan dan latihan ?

3. Memainkan Alat Musik Mengusir Rasa Stres
Kita semua pasti sependapat bahwa “mendengarkan” suara musik mampu mengusir rasa stress dan penat. Nah, “memainkannya” berdampak lebih dari itu: ia mampu menciptakan kebahagiaan, bahkan mampu menenangkan jiwa dan pikiran anda !!!

4. Bemusik menciptakan Kebanggaan dalam Berprestasi
Saat kita baru mulai belajar musik – atau katakanlah belajar memainkan lagu – bisa jadi dapat membuat frustasi. Namun saat kita menguasainya, kepuasan yang dirasakan tak ternilai harganya. Tidak perduli betapapun sederhananya sebuah lagu, anda tidak akan melupakan saat-saat anda menguasainya: sebuah momen penting karena Anda telah maju selangkah dalam mencapai tujuan anda, dan tentunya suatu prestasi yang patut dibanggakan bukan?

5. Bermusik itu Menyenangkan !!
Belajar musik memang butuh kerja ekstra keras, namun sekaligus juga menyenangkan. Bayangkan kegembiraan saat anda berhasil menguasai sebuah lagu tertentu dan mendemonstrasikannya didepan teman-teman dan keluarga anda. Atau, mungkin musik bahkan bisa menuadi profesi anda? Menjadi profesi atau tidak, bermusik jelas akan memperkaya hidup anda !!!

Senin, 22 Maret 2010

Belajar Gitar: Cara Membaca Tablature

Guitar lesson on this session is how to read guitar tablature. For easy of learn this lesson, I add with mp3 that you can hear for the example. You can find the download links at the end of this article. I try to explain with my version in Bahasa Indonesia, cause the reference about this lesson is very less in our language. Finally I said thanks for visiting my blog. Selamat belajar gitar.

Tablatur adalah tipe notasi nada yang digunakan pada instrumen musik berdawai. Pada tablatur gitar terlihat ada 6 garis yang menunjukkan jumlah 6 senar pada gitar. Senar pertama (senar nada e tinggi) terletak pada garis paling atas, dan senar 6 (senar nada e rendah) terletak pada garis paling bawah. Tuning setiap senar dituliskan pada sisi sebelah kiri setiap garisnya. Angka yang terdapat di dalah garis menunjukkan nomer fret yang dimainkan. Arah membacanya dari kiri ke kanan. Lihat gambar 1

Gambar 1



 
E----------------------------------------------------------
B----------------------------------------------------------
G----------------------------------------------------------
D-----------2----------------------------------------------
A-------2--------------------------------------------------
E---0------------------------------------------------------

Memainkan tablatur pada gambar 1, kamu akan memetik senar 6 tanpa menekan fret dengan nada E, lalu fret 2 di senar 5 yang bernada B, kemusian memainkan nada E pada senar 4 dengan menekan fret ke-2 di senar 4. Perbedaan tablatur dengan notasi standar adalah pada tablatur kita tidak akan mengetahui berapa lama waktu yang diperlukan untuk menahan nada tertentu sehingga bila kamu memainkan tablatur minimal kamu harus mendengarkan lagu aslinya.
Gambar 2 dibawah ini menggambarkan sebuah chord E Major. Untuk memainkannya kamu harus meletakkan jari-jarimu pada posisi yang tepat dan petik keenam senar secara bersamaan atau dengan kata lain “digenjreng”

Gambar 2


 
E----0-----------------------------------------------------
B----0-----------------------------------------------------
G----1-----------------------------------------------------
D----2-----------------------------------------------------
A----2-----------------------------------------------------
E----0-----------------------------------------------------

Beberapa Istilah yang digunakan pada tablatur

1. Hammer-ons

Hammer-ons dimainkan dengan cara memetik sebuah nada kemudian dilanjutkan dengan memukul fret lainnya (hammering on). simbul yang digunkan adalah huruf “h”. nada yang kamu petik pertama diletakkan sebelum simbul “h” dan nada yang di “hammer” diletakkan setelah tanda “h”. hammer ons digambarkan seperti gambar 3.

Gambar 3

 
 
E----------------------------------------------------------
B----------------------------------------------------------
G---------------------7h9----------------------------------
D----------------------------------------------------------
A----------------------------------------------------------
E----------------------------------------------------------

2. Pull-offs

Pull-off dimainkan dengan cara memetik nada dan pada saat jari masih menekan/menahan senar dilanjutkan dengan memetik nada dengan nada lebih rendah. Simbol yang digunakan pada tablatur menggunakan huruf “p”. dapat dilihat pada gambar 4

Gambar 4




 
E----------------------------------------------------------
B----------------------------------------------------------
G---------------------9p7----------------------------------
D----------------------------------------------------------
A----------------------------------------------------------
E----------------------------------------------------------

3. Bending, Releasing, and Vibrato

Simbol yag digunakan pada bending adalah menggunakan huruf “b” dan sering juga menggunakan karakter “^”. Bending dilakukan dengan menekan senar dan menarik senar supaya terbentuk nada dengan pitch lebih tinggi. Nada yang lebih tinggi tersebut dinamakan nada target. Nada target ini didapat agar sama dengan nada yang tertulis pada fret setelah simbol “b”. misal 7b9, kita pertama memetik nada pada fret 7 lalu ditarik sampai nada target yang sama dengan nada yang dipetik pada fret 9.
Releasing adalah kebalikan dari bending, setelah nada target pada bending didapat dilakukan pelepasan tarikan senar sampai mencapai nada target release yang dituliskan setelah simbol “r”.
Vibrato “~” terbentuk bila kamu menggiyangkan jarimu di atas fret dan membentuk suatu nada yang “berdenyut”. Simbol “~” bisa ditemukan setelah nada yang akan menggunakan efek vibrato
Gambar 5 Contoh untuk bending, releasing, dan vibrato.

Gambar 5


 
E----------------------------------------------------------
B----------------------------------------------------------
G---------------------7b9r7---7~---------------------------
D----------------------------------------------------------
A----------------------------------------------------------
E----------------------------------------------------------

5. Sliding

Simbol yang digunakan pada slide adalah simbol slash “/” atau “\”. Terdapat dua jenis slide yaitu slide up “/” yaitu dilakukan slide ke nada target yang lebih tinggi dan silde down “\” yang merupakan kebalikan dari slide up. Pada gambar 6 terlihat bagaimana memainkan slide pada fret 7 kemudian dilakukan slide up ke fret 9 dan kemudian dilakukan sebaliknya ke fret 7
Gambar 6




 
E----------------------------------------------------------
B----------------------------------------------------------
G---------------------7/9\7--------------------------------
D----------------------------------------------------------
A----------------------------------------------------------
E----------------------------------------------------------

6. Tapping

Tapping di simbolkan dengan huruf “t” dan kamu dapat melalukan tap pada nada yang diikuti dengan simbol “t”.

Belajar Gitar: Fretboard / Fingerboard

Berikutnya kita akan mempelajari fretboard atau papan fret dimana jari kita menekan senar sehingga dapat menghasilkan nada-nada yang berbeda. Sebelum kita lebih lanjut mempelajari chord ataupun belajar main melodi kita harus terlebih dahulu mempelajari fretboard, karena kita harus tahu nada-nada yang akan kita tekan di fretboard.
Nada pada fret berjalan secara Chromatic.Setiap fret pada fretboard bernilai setengah nada misalnya kita memetik senar lepas pada senar 1 yang bernada e maka bila kita menekan fret 1 senar 6 dan memetiknya akan berbunyi nada f, fret 2 nada f# dan seterusnya g, g#, a, a#, b, c, c#, d, d#, e. Kecuali b dan e semua nada memiliki tanda kres (sharp) karena e ke f dan b ke c berjarak setengah (half step) sedangkan nada lainnya sepert a ke b atau F ke G berjarak 1 nada (whole step).

Fretboard pada tuning standar

Belajar Gitar: Tuning/Tala/Stem Gitar

Tuning merupakan proses menentukan frekuensi standar dan menyelaraskan frekuensi antar senar pada alat musik berdawai contohnya gitar. Pada gitar proses ini dilakukan dengan mengatur ketegangan senar melalui pemutar (tuning machine) yang ada di kepala (Head) gitar. Tuning standar pada gitar yaitu E-A-D-G-B-e, untuk mendapatkan frekuensi yang standar misalnya A dapat dijadikan patokan sebuah garputala A atau dengan alat musik lain. Cara paling mudah dan paling praktis dengan menggunakan sebuah Chromatic Tuner elektronik.





Langkah-Langkah menyetem gitar (tuning standar)

  1. Bunyikan Garpu Tala nada A 440 Hz dan tempelkan gagangnya pada badan gitar sehingga terdengar nada A. Tekan fret 5 senar 1 (paling tipis) samakan nadanya bila belum kencangkan/kendurkan senar. Petik lagi untuk mengecek apakah nadanya sudah sama atau belum
  2. Setelah mendapatkan nada yang sama kemudian petik senar 1 tanpa dipencet (open string). secara bersamaan petik senar 2 di fret 5, samakan suaranya.
  3. Petik senar 2 tanpa pencet kemudian petik senar 3 di fret 4 samakan suaranya
  4. Petik senar 3 tanpa pencet kemudian petik senar 4 di fret 5 samakan suaranya
  5. Petik senar 4 tanpa pencet kemudian petik senar 5 di fret 5 samakan suaranya
  6. Petik senar 5 tanpa pencet kemudian petik senar 6 di fret 5 samakan suaranya
  7. Penyeteman selesai
Kelemahan cara ini kemungkinan adanya penyimpangan nada di senar 3,4,5,dan 6 karena senar tersebut tidak diselaraskan langsung dengan senar 1.
Langkah diatas sangat mudah, tapi bagi gitaris pemula menyetem gitar manual merupakan pekerjaan yang susah tapi itu dapat diatasi dengan rajin berlatih menyetem sehingga tahu gimana sih suara 2 buah senar yang dibunyikan bersamaan itu memiliki nada yang sama, selain itu juga dapat digunakan untuk melatih pendengaran kita temtang karakteristik nada-nada.

Tips Merawat Gitar





Bersih Senarku
Setelah bermain, senar gitar anda akan terkena keringat, kotoran, dan lain lain. Apabila tidak dibersihkan, inilah yang akan menimbulkan karat, dan karat inilah yang akan mengkikis habis fret anda.
Senar bisa dibersihkan dengan cara dilap dengan bahan kaos, bila perlu dibasahi dengan cairan string cleaner. Bersihkan seluruh bagian senar (permukaan atas & bawah).


Rumah Gitarku
Pastikan gitar anda mempunyai “rumah” untuk melindunginya dari udara kotor diluar, dan dari benturan, Baik softcase maupun hardcase. Softcase lebih ringan dan mudah untuk dibawa kemana mana, sedangkan hardcase melindungi total dari benturan. tergantung pilihan anda.
Selalu simpan gitar anda dalam case apabila tidak dimainkan.

Gitarku Mandi
Seperti kita, gitar juga perlu mandi. Bukan berarti dibawa ke kamar mandi lalu disiram, cukup di’lap saja dengan bahan kaos, baik body, neck, apalagi bagian pickup dibawah senar yang pastinya susah dibersihkan debunya (untuk ini bisa gunakan kuas cat), pokoknya sampai kinclong lagi. Bila perlu, gunakan cairan guitar polish.

Mengganti Senar
Jika senar anda sudah berkarat, ganti! jika tidak, bukan hanya tidak enak dimainkan, tapi warna suaranya juga menjadi nggak karuan, dan merusak fret gitar.. belum lagi jari sakit euy!
Biasakan untuk mengganti senar gitar anda satu set, sekaligus 6! hal ini untuk mencegah belangnya warna suara antara senar baru dan senar lama. Jadi bila senar anda sudah lama dan putus salah satunya, disarankan untuk mengganti semuanya.
Memang jadi mengeluarkan duit lebih.. no pain, no gain!

Bersihkan Fretboard
Fretboard, adalah tempat bersarangnya daki daki dan keringat hasil olahan badan yang disalurkan dan dikeluarkan lewat jari jari yang menekan senar. Jika dibiarkan terlalu lama, bisa manjadi kerak. Jadi setiap anda mengganti senar, sekalian dong bersihkan fretboardnya.
Caranya pertama adalah kotoran tersebut harus dikerok menggunakan benda tumpul, yang paling mudah didapat tentu saja pick gitar. Lalu setelah bersih, dilap lagi dengan bahan kaos.

Masuknya Gitar Ke Indonesia




Masuknya Gitar di Indonesia
Penjajahan, selain menyisakan catatan kepedihan, juga seni. Salah satunya adalah dibawanya gitar oleh orang-orang Purtugis di sekitar abad ke-17.
Pada waktu itu sejumlah tawanan asal Portugis di Malaka dimukimkan oleh Belanda di kawasan berawa-rawa di Jakarta Utara, di sebuah kampung Tugu. Agar mereka tidak bosan, mereka menghibur diri dengan bermain musik. Nah, musik yang mereka gunakan saat itu adalah gitar. Konon, dari hasil pengenalan rakyat terhadap alat musik itu, lahirlah beberapa alat musik petik yang dimainkan untuk mengiringi lagu-lagu keroncong.
Ada 3 jenis gitar yang dimainkan para tawanan saat itu, yaitu :
1.Gitar Monica, yang terdiri dari 3 dawai
2.Gitar Rorenga, yang terdiri dari 4 dawai
3.Gitar Jitera, yang terdiri dari 5 dawai.
Dua abad kemudian gitar dan keroncong menjadi populer di kalangan bangsawan dan kemudian menyebar ke pelosok tanah air.

Sejarah Gitar




Sejarah Gitar
Banyak orang yang bisa memainkan gitar, namun sedikit yang mengetahui sejarahnya. Berikut kita akan melihat sekilas sejarah gitar dari masa ke masa. Sebenarnya sejarah gitar sangat panjang, namun mengingat ruang yang terbatas, wacana ini akan meninjau secara garis besar saja.

Pertama-tama: Dari Babilonia hingga Senar Enam
Sejarah gitar dipercaya dimulai di wilayah Timur Dekat. Di antara puing-puing yang di temukan di Babilonia, yang paling relevan adalah gitar yang dibuat pada 1900-1800 SM. Dari masa itu, hingga tahun 1650, gitar mengalami evolusi yang begitu rumit dan beraneka ragam. Begitu banyak jenis dan masing-masing memiliki nama yang berbeda.
Beberapa kalangan berpendapat lain, menganggap gitar justru berasal dari negara Spanyol karena alat musik gitar mirip sama alat musik Spanyol yang bernama Vihuela yang beredar pada awal abad ke-16. Alat baru ini (gitar) mempunyai cara pembuatan yang sama dengan alat musik ukulele. Gitar pertama kali yang dibuat sebenarnya berukuran sangat kecil dan juga hanya memiliki empat dawai, seperti ukulele.
Pada masa klasik banyak terdapat publikasi yang dilakukan oleh para pembuat lagu dan juga para pemusik. Seperti Fernando Sor, Mauro Guiliani, Matteo Carcassi, Fernando Caulli, dan masih banyak para pencipta yang mengembangakan metode bermain gitar yang akhirnya menjadi permainan yang umum dan dapat diterima.
Instrumen yang penting kontribusinya dalam perkembangan gitar adalah instrumen Cittern. Instrumen ini juga berbentuk menyerupai buah pir dengan bagian belakang yang rata, dengan empat atau lima pasang senar dari kawat dan dengan fretting yang permanen apakah itu diatonik seperti Appalachian Dulcimer ataupun chromatic seperti gitar modern. Tuning head sudah dipasang mirip seperti pada gitar atau mandolin. Stemannya sama dengan mandolin (in fifths) dengan fingering dan chord yang sama dan dimainkan dengan plectrum atau pick.
Four Course Guitar memiliki 4 pasang senar, body berbentuk gitar dan soundboard yang rata, bridge dari lute dan bagian belakang dibuat setengah melengkung tetapi tidak terlalu membentuk bulatan. Instrumen ini berukuran seperti gitar anak-anak.
Five Course Guitar muncul sekitar tahun 1490 dan mirip dengan four course guitar dengan tambahan satu pasang senar bass. Instrumen ini dinamakan juga English Guitar.
Ada pula Vihuela De Mano berasal dari Spanyol dan merupakan instrumen dengan enam pasang senar. Bodynya cukup besar seperti gitar klasik jaman sekarang dan mempunyai beberapa lubang suara di atasnya. Instrumen ini menggunakan fixed bridge dan kemungkinan merupakan nenek moyang langsung dari gitar 12 senar USA yang masuk ke Amerika Utara melalui Mexico, Texas dan Louisiana.
Masih banyak jenis gitar lainnya yang terus berkembang. Gitar seperti yang kita kenal sekarang, yaitu bersenam enam, baru muncul sekitar tahun 1750. Dan selama sekitar 90 tahun berikutnya (hingga tahun 1840), gitar senar enam ini cukup pesat berkembang di Spanyol.